Skip to main content

Perekrutan PPPK Harus Terdaftar Sebagai Honorer K1/K2

SERTIJAB: Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu dan Sekda H Ardi SPd MM menyaksikan penandatanganan pakta yang ditunjuk sebagai pimpinan atas pratama yang diajukan serah terima calon (sertijab) di Rana Café di alun-alun Kantor Bupati, Senin (28/1). (Foto: sultengterkini.com)



Perekrutan PPPK Harus Terdaftar Sebagai Honorer K1 / K2
PARIGI MOUTONG - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sedang menyiapkan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal itu dilakukan menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. Lebih dari anggaran untuk perekrutan PPPK ini diserahkan kepada Pemerintah Daerah, jadi dipastikan akan menyedot APBD.



Karena itu, Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu menyetujui, perekrutan PPPK ini harus dilakukan dengan ketat. Mereka yang direkrut adalah yang telah terdaftar sebagai honorer K1 atau K2 “Intinya mereka direkrut harus terdaftar di K1 atau K2, bukan data baru,” tegas Samsurizal kompilasi yang didukung serah, yang menerima 8 orang Pimpinan Tinggi Pratama tentang Pemkab Parigi Moutong di Rana Café alun-alun -alun Kantor Bupati, Senin (28/1).



Sesuai petunjuk Pemerintah Pusat, untuk langkah awal perekrutan ini diprioritaskan pada pegawai honorer K1 / K2 yang diperoleh dari Guru, Kesehatan dan Penyuluh “Keputusan itu dari pusat, jadi jika ada yang mempersoalkan diajukan ditanyakan kepada Pemerintah Pusat,” harap
Bupati meminta Sekretaris Daerah bersama beberapa OPD yang terkait dengan perekrutan PPPK ini segera menggelar rapat dengan DPRD untuk membahas pengganggarannya, membahas anggaran gaji PPPK sesuai dengan pegawai ASN “Gaji PPPK ini diambil dari APBD. APBD kita untuk 2019 sudah diketuk palu. Oleh sebab itu, Pak Sekda selaku Ketua, Asisten III sebagai Wakil Ketua, Kepala BKPSDM sebagai Sekretaris dan Kepala BPKAD sebagai Bendahara, mencari waktu bersama DPRD segera membahas masalah ini, mencari solusi yang terbaik, ”pinta Bupati

Untuk menyiapkan hal itu, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dipimpin langsung oleh Bupati akan segera bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Negara Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) “Kita perlu konsultasikan semua bantuan perekaman ini, bantuan yang diminta, yang dapat dilakukan dengan bantuan pembukaan apa, ”Kata Bupati

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paarigi Moutong Ahmad Saiful untuk segera mencari terobosan baru untuk lebih menertibkan karyawan di Pemkab Parigi belum diangkat sebagai PNS, tetapi begitu diangkat tidak mau melakukan tugas. Begitu juga ada pejabat yang mungkin tidak cocok dijabat itu segera dievaluasi. Kita menggunakan teori orang yang tepat di tempat yang tepat, tempatkanlah orang yang sesuai dengan keahliannya. Oleh sebab itu, saya minta kepada Pak Saiful coba tertibkan soal ini. Tidak perlu nunggu 100 hari kerja, ”tandasnya **

Comments

Popular posts from this blog

Resmi, Pelabuhan Tinombo salah satu Program Tol Laut Sulawesi Tuntas

TINOMBO, PARIGI MOUTONG,- Kementerian Perhubungan akhirnya merampungkan pembangunan 18 pelabuhan pengumpan lokal dan regional untuk memperlancar interkoneksi dan aktivitas arus logistik di Indonesia Timur. Ke-18 pelabuhan itu merupakan bagian integral dari pembangunan 91 proyek pelabuhan di kawasan pinggiran di seluruh  Indonesia yang menelan total anggaran hingga di atas Rp5 triliun. Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugiharjo mengatakan kawasan Indonesia timur menjadi fokus dan prioritas perhatian Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam pengembangan Sektor Maritim Nasional. Peresmian Pelabuhan Tinombo Desa Tinombo, Kec. Tinombo Kab. Parigi Moutong. Palu Kapal Kendhaga Nusantara 13 IMO9854662 PALEMBANG “Dari 91 pelabuhan itu, 80 pelabuhan di antaranya dikembangkan di kawasan Indonesia timur dan 11 lainnya di kawasan Indonesia barat,”ujarnya seusai meresmikan secara simbolis 18 pelabuhan seluruh Sulawesi di Pelabuhan Tinombo, Kabupaten Parigi ...

Penyerahan Bantuan Bencana Gempa, Tsunami dan Likuifaksi Palu Dari BKN Se-Indonesia

Penyerahan Bantuan Bencana Dari BKN Se-Indonesia (Sumber : bkd.megadata.co) Kejadian bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jumat, 28 September 2018 lalu ternyata memicu perhatian seluruh lapisan masyarakat. Peristiwa tragis yang dipicu oleh menggeliatnya sesar Palu Koro yang memang melintasi Sulawesi Tengah itu, menimbulkan dampak nan memilukan. Khusus untuk ASN lingkup Prov. Sulteng tercatat, 48 orang yang wafat dalam tragedi tersebut. Di luar itu, juga banyak ASN yang kehilangan keluarga dan orang – orang terkasih dan atau terpaksa mengungsi karena hancur dan hilangnya rumah tempat tinggalnya selama ini. (Sumber : bkd.megadata.co) Bersyukur, perhatian masyarakat, nasional dan internasional, kepada Sulteng terus mengalir. Rabu, 21 November 2018 kemarin, giliran para pegawai BKN se Indonesia memberikan bantuan kepada Prov. Sulteng. Penyerahan bantuan disampaikan oleh ...