Skip to main content

Komunitas Tinombo Mombaca ?

TELUK TOMINI, TINOMBO-Alhamdulillah perjuangan literasi, di Tinombo nampaknya sudah dimulai oleh komunitas-komunitas baca. Salah satunya adalah Tinombo Mombaca. Komunitas TM ini menyediakan berbagai jenis bacaan yang merupakan koleksi komunitas dan anggota yang dibagikan secara suka rela.

Komunitas Mombaca ini didirikan tidak semata hanya untuk mereka yang membaca, bukan hanya untuk mereka yang kutu buku, atau yang identik dengan kacamata minus. Komunitas ini untuk mereka yang ingin berbagi inspirasi melalui gerakan literasi. 

Doc. Kegiatan Kardus Pustaka
Desa Tibu

Lewat Komunitas ini, kita akan mengupayakan untuk bisa saling berbagi cerita tentang sebuah buku, tanpa harus membacanya dari awal sampai akhir. Sekaligus kita berbagi bersama untuk mendekatkan akses bacaan terhadap mereka yang membutuhkan. 
Jenis buku-buku yang tersedia meliputi buku bacaan umum seperti buku Psikologi, Sosial, Ekonomi, Motivasi, Seri Remaja, Anak-anak, dll. 
Setidaknya ada dua kelebihan dari rumah baca komunitas ini. Pertama, buku-buku ini di kumpulkan dari gerakan hibah. Dimana semua orang dapat menitipkan buku/bacaan tanpa mengubah status kepemilikan. Kedua, Komunitas ini sudah memiliki Perpustakaan sederhana, yang setiap harinya bisa dikunjungi oleh pembaca.

Baca Juga Peresmian Pelabuhan Tinombo

Selain menyediakan buku-buku, Komunitas TM juga mengadakan diskusi mingguan. Juga bedah buku sebulan sekali. Dan tak kalah  menarik lagi adalah “KARDUS PUSTAKA”. Setiap Jumat, Sabtu dan Minggu kami melakukan kunjungan ke pelosok desa wilayah Kecamatan Tinombo untuk berbagi buku bacaan. Suasana gelaran buku dari jam 15.00 sampai dengan 17.00 wita cukup memuaskan yang mengunjungi.

Kegiatan KARDUS PUSTAKA ini dapat memberikan motivasi bagi masyarakat betapa pentingnya budaya literasi. Relawan Komunitas TM ini berasal dari pemuda-pemuda sekitaran tinombo. Komunitas literasi ini memiliki nilai penting. Wajib dipelihara dan dilestarikan. Semua orang dapat terlibat membaca atau meminjamkan bahan bacaan tanpa ada skat perbedaan agama, suku, usia, dan  apa pun di dalamnya. Komunitas inilah adalah cermin dari penerimaan kami atas keberagaman anak bangsa.

Dari apa yang telah dilakukan oleh para pegiat literasi di Komunitas Tinombo Mombaca. Memberikan arti penting bahwa “Gerakan Membaca” adalah suatu gerakan yang harus dipelopori oleh siapa saja dan lebih dari itu, sebagai visi pencerdasan, pemberdayaan, dan pembebasan masyarakat,  maka negara pun tidak boleh absen dari gerakan ini. Tak ada bangsa yang maju tanpa budaya literasi. Tak ada budaya literasi tanpa didukung pemenuhan hak-hak akses buku-buku bacaan. Hak-hak mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi. Hak mengembangkan akal serta melakukan penelitian sebagai pengebdian kepada ilmu pengetahuan.


Baca Juga Kardus Pustaka Bagian 1 "Desa Tinombo" 

Peningkatan kemampuan literasi merupakan suatu prasyarat penting bagi pertumbuhan kualitas kehidupan. Memperjuangkan literasi bagi kepentingan orang banyak, merupakan tanggungjawab bersama masyarakat dan negara. Hal itu dapat dilakukan melalui pembentukan komunitas literasi, kampanye hak membaca dan buku murah bagi masyarakat, mendesak subsidi negara terhadap buku, serta berbagai agenda penting lainnya. Perjuangan literasi akan memberi dampak bagi perkembangan budaya literasi masyarakat. Hal tersebut tentu saja akan memberi pengaruh yang sangat signifikan bagi masyarakat di masa yang akan datang. Jihad literasi berarti memperjuangkan kualitas kehidupan yang lebih baik untuk generasi berikutnya.

Facebook : Tinombo Mombaca

Comments

Popular posts from this blog